PASURUAN | Kabarnewsday.com –Puluhan perwakilan warga Desa Kedungringin mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk menuntut penanganan serius terhadap dugaan pencemaran Kali Wrati. Warga mengeluhkan air sungai yang menghitam dan bau busuk menyengat yang disebut telah berlangsung selama sekitar satu bulan.
Aspirasi warga diterima anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Trilaksono. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan tersebut dengan turun langsung ke lokasi bersama tim gabungan dari dinas terkait Pemkab Pasuruan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sesuai kewenangannya.
Koordinator aksi, Hendri alias Londo, mengatakan pencemaran dan bau menyengat, yang menurutnya diperparah oleh pendangkalan sungai, telah menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Ia menegaskan warga menginginkan tindakan nyata dari pemerintah agar persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.
“Kalau memang Pemerintah Kabupaten Pasuruan tidak merespons, kami bersama warga siap pindah ke kabupaten sebelah,” tegas Londo.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungringin, Sri Wahyuni, membenarkan bahwa keluhan warga terkait bau busuk Kali Wrati kerap disampaikan kepadanya. Ia berharap audiensi dengan DPRD menghasilkan solusi konkret agar masyarakat tidak terus terdampak.
Warga kini menunggu tindak lanjut pemerintah dan DPRD untuk memastikan penyebab pencemaran diketahui serta penanganan dilakukan sesuai kewenangan instansi terkait.
Penulis : Hilda














