Dinkes Pastikan Susu MBG dari Pasuruan Lolos Standar BPOM dan Aman Dikonsumsi

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN| KABARNEWSDAY— Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya mengawal keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis. Hal itu disampaikan dalam acara _Launching Penguatan Koperasi Susu Bagi Kedaulatan Gizi Nasional_ di KUTT Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kamis (30/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, koperasi susu di Jawa Timur menyatakan kesiapannya menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk MBG.

Ketua KUTT Suka Makmur Grati, Evi Zainal Abidin, menyebut pihaknya siap menyalurkan susu yang tidak hanya bergizi tetapi juga memenuhi standar keamanan.

“Kami pastikan semua produk susu pasteurisasi dari koperasi bergizi dan aman. Proses produksinya sudah sesuai standar, mendapat pendampingan BPOM, dan rutin diaudit. Karena yang kami produksi ini susu murni, bukan minuman biasa,” tegas Evi.

Evi menambahkan, pihaknya berharap ada kepastian harga yang layak dari pemerintah dalam kerja sama MBG. Dengan begitu peternak akan terdorong menambah populasi sapi perah dan produksi susu nasional bisa meningkat.

Baca Juga :  Pemkab Pasuruan Melalui Kadispora Berangkatkan 17 Atlet Plus official Ke PON XXl Aceh-Sumut

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan *dr. Arma Roosalina, M.Kes.* menegaskan bahwa aspek keamanan pangan menjadi syarat utama dalam pelaksanaan MBG.

“Untuk program MBG ini kami tidak bisa kompromi soal mutu dan keamanan. Susu yang diberikan ke anak-anak harus lolos uji BPOM, higienis, dan bergizi. Dinkes akan terus melakukan pengawasan, mulai dari proses produksi di koperasi, rantai distribusi, sampai ke sekolah,” ujarnya.

dr. Arma juga mengapresiasi kesiapan koperasi susu Pasuruan yang sudah mendapat pendampingan BPOM. Menurutnya, kolaborasi antara Dinkes, koperasi, dan pemerintah pusat penting agar gizi anak terjamin sekaligus mencegah risiko kesehatan.

Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menjelaskan Kementerian Koperasi saat ini mengawal implementasi Perpres tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui kebijakan itu, koperasi sektor riil seperti koperasi susu akan diintegrasikan dengan program pemerintah termasuk MBG.

Baca Juga :  Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang Lanjutkan Pembangunan Asmantoga untuk Kesehatan Berkelanjutan di Desa Kalipang.

“Modernisasi terus kami dorong. Mulai dari mesin pasteurisasi, penguatan rantai dingin, sampai sistem distribusi. Tujuannya agar koperasi mampu memasok susu segar berkualitas secara berkelanjutan. Pada akhirnya peternak sejahtera dan anak-anak mendapat asupan gizi aman,” kata Koko.

Wakil Bupati Pasuruan M. Shobih Asrori mengatakan daerahnya memiliki potensi besar di sektor sapi perah. Sekitar 60 persen kebutuhan susu nasional saat ini dipasok dari Pasuruan.

“Atas nama Pemkab Pasuruan kami sampaikan terima kasih kepada Kementerian Koperasi atas dukungannya. Kami berharap koperasi susu bisa ikut menyukseskan MBG di Indonesia. Tujuannya jelas, mencetak generasi yang kuat dan cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan terkait mutu dan gizi, diharapkan program MBG di Pasuruan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat langsung bagi kesehatan anak.(Hil)

 

Berita Terkait

RSUD Bangil Torehkan Prestasi Global, Raih Penghargaan Penanganan Stroke Kelas Dunia
Dukung MBG, Koperasi Susu Pasuruan Komit Pasok Susu Aman dan Bergizi
Alianansi Porte Gelar “Uri-uri Budayo” Lestarikan Kesenian Lokal & Ajak Warga Hidup Tanpa Narkoba
Putra Legenda Kasan Soleh, Arhab Abqori Al Abror Antarkan Surya Naga Juara Piala Suratin Pasuruan 2026
Antara Persekabpas Dijanjikan Milik Rakyat dan Pasuruan United Milik Swasta
Proyek Fisik Fantastis atau Gaji PPPK: Pemkab Pasuruan Pilih yang Mana?
Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan 55 Persen Anggaran BKPSDM Terserap
Kemendagri Mau Bedah Dulu APBD-nya, Sebelum Percaya Alasan Pemda “Tidak Mampu Bayar Gaji” untuk P3K
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:09 WIB

RSUD Bangil Torehkan Prestasi Global, Raih Penghargaan Penanganan Stroke Kelas Dunia

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:14 WIB

Dinkes Pastikan Susu MBG dari Pasuruan Lolos Standar BPOM dan Aman Dikonsumsi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:21 WIB

Dukung MBG, Koperasi Susu Pasuruan Komit Pasok Susu Aman dan Bergizi

Senin, 27 Juli 2026 - 07:42 WIB

Alianansi Porte Gelar “Uri-uri Budayo” Lestarikan Kesenian Lokal & Ajak Warga Hidup Tanpa Narkoba

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:23 WIB

Putra Legenda Kasan Soleh, Arhab Abqori Al Abror Antarkan Surya Naga Juara Piala Suratin Pasuruan 2026

Berita Terbaru