PASURUAN | Kabarnewsday.Com— Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto mengunjungi Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para pengurus koperasi dan peternak susu lokal yang selama puluhan tahun dinilai konsisten menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat.
Kedatangan Titiek Soeharto disambut jajaran pengurus dan pengelola KUTT Suka Makmur, staf koperasi, para ketua kelompok tani dan peternak. Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Direktur KUTT Suka Makmur, Evi Zaenal, dalam kesempatan itu memaparkan perjalanan panjang koperasi yang telah berdiri sejak 1968. Menurutnya, sebagian besar peternak yang tergabung saat ini merupakan generasi ketiga hingga keempat yang meneruskan usaha peternakan keluarga.
Evi juga mengungkapkan bahwa KUTT Suka Makmur pernah mendapatkan dukungan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 9.000 ekor sapi impor pada rentang 1987 hingga 1993.
“Peternak di sini rata-rata merupakan generasi ketiga hingga keempat yang dibesarkan sejak era Presiden Soeharto. Pengalaman tersebut membuktikan bahwa peternak lokal di sini tangguh dan siap mendukung swasembada susu nasional,” ujar Evi.
Menurut Evi, salah satu keunggulan KUTT Suka Makmur terletak pada kemampuan sapi perah yang dikembangkan untuk beradaptasi dengan kondisi wilayah Grati. Meski berada di dataran rendah dengan kondisi iklim yang relatif panas dan berdekatan dengan wilayah pesisir, produktivitas peternakan tetap dapat dikembangkan.
Seiring perkembangan koperasi, KUTT Suka Makmur kini tidak hanya bergerak dalam pengelolaan peternakan sapi perah. Koperasi juga mengembangkan penampungan susu, pengolahan pakan hingga hilirisasi melalui produk susu pasteurisasi.
Untuk menjaga kualitas produk, koperasi menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, serta perguruan tinggi lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus koperasi juga menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait regulasi fasilitas pengolahan susu. Mereka berharap fasilitas pengolahan dapat berada dalam satu kawasan dengan peternakan sehingga susu hasil pemerahan bisa segera diproses dan dipertahankan kesegarannya.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, koperasi, peternak dan dunia usaha. Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga menyiapkan peluang pengembangan kawasan industri di wilayah timur dengan lahan sekitar 1.000 hektare.
Titiek Soeharto dalam kunjungannya mendorong KUTT Suka Makmur agar terus meningkatkan pelayanan kepada anggota, melakukan inovasi, serta menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para peternak yang selama bertahun-tahun mempertahankan sektor peternakan susu dan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung penguatan produksi susu nasional.
Penulis : Hilda














