Anjing Pelacak Unit K-9 Polda Jatim Ungkap Indentitas Korban Mutilasi di Pacet 

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 12:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO | Kabarnewsday- Anjing pelacak dari Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Jatim berperan besar mengungkap identitas korban mutilasi di Pacet, Mojokerto.

Anjing jenis Labrador ini lah yang pertama kali menemukan potongan telapak tangan kanan korban.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto melalui Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Suyanto menuturkan, potongan jasad korban mutilasi ini tersebar di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet.

“Area sebarannya cukup luas dengan radius sekitar 200 meter,” ujar Iptu Suyanto,Minggu(7/9/25).

Pihaknya pun mengerahkan semua tenaga dari Satreskrim Polres Mojokerto Polda Jatim dibantu para relawan.

Hasilnya, ditemukan 64 potongan jasad manusia, termasuk potongan telapak kaki kiri.

“Kondisi TKP sangat terjal. Setelah itu, kami terjunkan K9 anjing pelacakan umum jenis Labrador dari Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Jatim,” terang Iptu Suyanto.

Ia mengatakan, pada Sabtu (6/9), anjing pelacakan umum jenis Labrador ini berhasil menemukan potongan telapak tangan kanan korban.

Padahal, titik penemuan tersebut sebelumnya sudah disisir oleh Polisi bersama para relawan.

“Telapak tangan ini lah yang menjadi kunci pengungkapan identitas korban,”kata Iptu Suyanto.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bojonegoro Gelar Bakti Religi di Sejumlah Tempat Ibadah

Potongan telapak tangan ini langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk diidentifikasi.

Menurut Iptu Suyanto, ibu jari dan jari tengah pada telapak tangan ini sudah rusak karena banyak sayatan.

Sehingga pihaknya sempat kesulitan meminda sidik jari menggunakan Mambis.

Berkat ketelitian dan ketekunan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, sidik jari pada telapak tangan kanan ini bisa dipindai.

Begitu muncul identitas yang akurat, pihaknya menerjunkan tim ke keluarga korban untuk melakukan pengecekan.

“Menjelang magrib kami dapat petunjuk identitas korban. Kami profiling korban, kami langsung datangi keluarganya. Sekitar jam 19.00 WIB dapat identitas korban,” jelasnya.

Korban mutilasi ini adalah TAS (25), perempuan lajang asal Jalan Made Kidul nomor 22, Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Gadis kelahiran Pacitan ini lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Bangkalan jurusan Manajemen.

Namun, sehari-hari korban hidup bersama pacarnya. Mereka kos di Lakarsantri, Surabaya.

Korban dan kekasihnya sekitar 5 tahun menjalin hubungan asmara.

“Informasi dari keluarga korban tidak terlalu banyak karena korban dan keluarganya jarang berkomunikasi. Kami kantongi identitas pacar korban, nanti kami dalami,”pungkas Iptu Suyanto.

Baca Juga :  Polisi Buka Fakta Video Viral SMK Kota Pasuruan, Ternyata Rekaman Tiga Tahun Lalu

Sebelumnya, hasil penyisiran Polisi di semak-semak Dusun Pacet Selatan menemukan 65 potongan jasad manusia.

63 potongan berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, serta rambut. Ukuran rata-rata potongan tubuh manusia ini 17×17 cm. Panjang rambut rata-rata 14 cm.

Sedangkan 2 potongan lainnya berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan.

Ukuran telapak kaki kiri 21 cm x 9 cm, pergelangan tangan kanan berukuran 16 cm x 10 cm.

Sehingga total 65 potongan jasad manusia yang sejauh ini berhasil ditemukan Polisi.

Ceceran tubuh manusia ini pertama kali ditemukan warga di semak-semak Dusun Pacet Selatan pada Sabtu (6/9) sekitar pukul 10.30 WIB, saat mencari rumput.

Ia menemukan potongan telapak kaki kiri. Selanjutnya, Polisi dibantu para relawan dan anjing pelacak menyisir semak-semak sekitar penemuan telapak kaki kiri.

Lokasi tepatnya di sisi kiri jalur Pacet-Cangar sekitar 1 Km di atas tikungan Gotekan. (*)

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman, Kapolres Pasuruan Kota Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
Wujudkan Green Policing, Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Kurve Bersama Warga Bersihkan Pasar Kebonagung
Green Policing, Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan di Hutan Kota Bangil
Pemuda Asal Lumbang Bawa Sajam Ditangkap Polisi, Pengacara Mustain Bertindak
Polres Pasuruan Bersama Bhayangkari Salurkan Air Bersih dan Bansos untuk Warga Jatiarjo
Polres Pasuruan Ungkap Dugaan Penyelewengan Pertalite, 250 Liter Dijual per Hari
Polres Pasuruan Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi, 377 Tabung dan Satu Truk Disita
Kapolres Pasuruan Pantau Perkembangan Karhutla di Gunung Ringgit dan Arjuno, Pastikan Penanganan Berjalan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman, Kapolres Pasuruan Kota Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:15 WIB

Wujudkan Green Policing, Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Kurve Bersama Warga Bersihkan Pasar Kebonagung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Green Policing, Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan di Hutan Kota Bangil

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemuda Asal Lumbang Bawa Sajam Ditangkap Polisi, Pengacara Mustain Bertindak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Polres Pasuruan Bersama Bhayangkari Salurkan Air Bersih dan Bansos untuk Warga Jatiarjo

Berita Terbaru

TNI & Polri

Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 03:03 WIB