Polisi Buka Fakta Video Viral SMK Kota Pasuruan, Ternyata Rekaman Tiga Tahun Lalu

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 18:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN | Kabarnewsday.com – Kepolisian memastikan video yang belakangan kembali ramai beredar di media sosial bukan rekaman kejadian baru. Video tersebut diketahui berkaitan dengan dua orang yang saat ini sudah tidak lagi berstatus sebagai siswa SMK Negeri 1 Kota Pasuruan.

Kapolsek Bugul Kidul Polres Pasuruan Kota, Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., menyampaikan hal tersebut saat jumpa pers di Balai Warta Polres Pasuruan Kota, Jumat (18/9/2026).

Menurut Hudi, video itu memang melibatkan seorang laki-laki dan perempuan yang dahulu tercatat sebagai siswa SMK Negeri 1 Kota Pasuruan. Peristiwa dalam rekaman tersebut disebut berlangsung sekitar tiga tahun lalu.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Optimalkan Call Center 110 untuk Respons Cepat Kamtibmas

“Memang benar dilakukan oleh oknum alumni siswa SMK Pasuruan, laki-laki dan perempuan. Kejadiannya sekitar tiga tahun yang lalu,” kata Kompol Hudi.

Pihak kepolisian, lanjutnya, telah mengambil langkah pembinaan sebagai bagian dari upaya mencegah penggunaan teknologi secara keliru di kalangan pelajar.

“Kami melakukan pembinaan kepada anak-anak dengan memberikan motivasi agar jangan sampai salah dalam penggunaan gadget,” ujarnya.

Langkah tersebut juga sejalan dengan program sekolah yang melakukan pembatasan penggunaan gadget sebagai salah satu upaya pengawasan terhadap siswa.

Keterangan kepolisian tersebut diperkuat oleh Humas SMK Negeri 1 Kota Pasuruan, Tri Gunawan. Ia menyebut pihak sekolah mengetahui video tersebut setelah kembali beredar dan menjadi perhatian di media sosial.

Baca Juga :  150 Peserta Turun Bersih-bersih Sungai di Kebonwaris, Bukti Sinergi Peduli Lingkungan

Tri mengatakan, kedua pihak yang disebut dalam video telah datang ke sekolah dan membuat surat pernyataan. Saat ini, keduanya sudah berstatus sebagai alumni.

“Benar ada videonya, tetapi kejadian itu sekitar tiga tahun yang lalu,” ujar Tri Gunawan.

Meski persoalan tersebut merupakan kejadian lama, beredarnya kembali rekaman di ruang publik mendapat perhatian karena menyangkut privasi para pihak. Kepolisian dan sekolah juga mendorong agar masyarakat tidak memperluas penyebaran video yang diduga bermuatan asusila.(hil)

 

Berita Terkait

Peduli Kebutuhan Air Bersih, Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor di Randugong
PIRAMIDA Polres Pasuruan Ajak Media Bersinergi Cegah Karhutla
Polsek Tosari Rutin Cek Tanaman Kentang, Begini Cara Polisi Dukung Ketahanan Pangan
YKB dan Polres Pasuruan Kota Perkuat Pengawasan Program MBG
Polsek Nongkojajar Antisipasi Karhutla Malang Merembet ke Wilayah Pasuruan
Humas RSUD Grati Dipersoalkan, Direktur Sampaikan Permohonan Maaf dan Janji Evaluasi
Polres Pasuruan Sosialisasikan Pemanfaatan AI kepada 300 Siswa SMAN 1 Bangil
Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:49 WIB

Peduli Kebutuhan Air Bersih, Polres Pasuruan Bangun Sumur Bor di Randugong

Jumat, 18 September 2026 - 18:06 WIB

Polisi Buka Fakta Video Viral SMK Kota Pasuruan, Ternyata Rekaman Tiga Tahun Lalu

Kamis, 17 September 2026 - 18:19 WIB

PIRAMIDA Polres Pasuruan Ajak Media Bersinergi Cegah Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 10:03 WIB

Polsek Tosari Rutin Cek Tanaman Kentang, Begini Cara Polisi Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 11:44 WIB

YKB dan Polres Pasuruan Kota Perkuat Pengawasan Program MBG

Berita Terbaru