PASURUAN | Kabarnewsday.com – Beredarnya video yang diduga memuat tindakan asusila dan kembali viral di media sosial menjadi perhatian publik. Video tersebut disebut melibatkan dua orang yang kini telah berstatus sebagai alumni SMK Negeri 1 Pasuruan.
Saat awak media meminta konfirmasi kepada pihak sekolah, Humas SMK Negeri 1 Pasuruan, Tri Gunawan, membenarkan adanya video tersebut. Namun, menurut keterangannya, kejadian dalam video bukan peristiwa baru, melainkan terjadi sekitar tiga tahun lalu, ketika keduanya masih berstatus sebagai pelajar.
“Benar ada videonya, mereka berdua alumni Sekolah disini, tetapi kejadian itu sekitar tiga tahun yang lalu. Sekarang baru diketahui karena videonya viral,” ujar Tri Gunawan saat dikonfirmasi awak media.
Tri Gunawan juga menyampaikan bahwa dua alumni yang disebut berkaitan dengan video tersebut telah datang ke sekolah dan membuat surat pernyataan. Dalam surat tersebut, keduanya mengakui bahwa tindakan yang direkam dalam video terjadi sekitar tiga tahun lalu.
Saat ini, keduanya telah berstatus sebagai alumni dan tidak lagi menjadi siswa SMK Negeri 1 Pasuruan.
Sementara itu, awak media juga berupaya meminta konfirmasi langsung kepada Evi Ristiana Andayani, M.Pd. Kepala SMK Negeri 1 Pasuruan melalui WhatsApp terkait beredarnya video tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban atau tanggapan dari Kepala Sekolah.
Beredarnya kembali video lama tersebut menjadi perhatian karena menyangkut privasi, nama baik para pihak, serta citra lingkungan pendidikan. Selain memastikan fakta kejadian, pihak terkait juga perlu memperhatikan agar video yang diduga bermuatan asusila tidak terus disebarluaskan.(hil)














