Ribuan Jamaah Bluk Gebluk Se kecamatan Rembang Gelar Kegiatan Rutin Silaturahmi

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:01 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN |Kabarnewsday- Ribuan jamaah Bluk Gebluk se Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan menghadiri acara silaturrahmi sekaligus pembukaan kegiatan rutin yang digelar dihalaman Pesantren Roudlotul Hamdi Rembang Pasuruan, Kamis (08/05/2025).

Perlu diketahui, Bluk Gebluk sendiri adalah sebuah tradisi unik yang berasal dari Rembang Pasuruan. Dimana didalam tradisi ini berisi lantunan lagu atau syiiran yang berisi tuntunan ajaran Islam.

Lantunan lagu berbahasa Madura dan diiringi dengan bunyi tepuk bantal dan tepuk tangan dimainkan oleh tim sebanyak 20 orang. Tepuk bantal inilah yang menghasilkan bunyi “bluk-bluk”sehingga dikenal dengan nama Seni Bluk Gebluk. Seni tradisional ini dikembangkan oleh ulama besar asal Rembang Almaghfurllah KH. Abdurrosyid dan K.H. Zainal Abdin.

Dari pantauan awak media, tampak jamaah yang ikut hadir dari berbagai pelosok Desa. Diantaranya, jamaah dari Desa Krengi, Desa Kedung Banteng, Desa Orobulu dan dari Desa desa lainnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri para pengasuh pengasuh majlis taklim atau kiai kiai kampung yang berada di Kecamatan Rembang. Namun, acara seremonial itu tidak ada satu pun pejabat dari pemerintahan entah dari pemerintah desa, kecamatan maupun dari pemerintah daerah yang hadir pada acara tersebut meskipun telah dikirimkan undangan.

Meskipun tidak dihadiri dari pejabat. Disitu, para jamaah antusias sekali. Mengingat sudah hampir 3 bulan kegiatan tersebut libur dikarenakan musim penghujan dan menghadapi bulan Ramadhan.

Gus Zainul Arifin S.Pd selaku Ketua Lesbumi mengatakan,” acara ini sengaja digelar untuk mempererat silaturrahmi dan halal bihalal antar jamiyah serta dalam upaya pelestarian budaya Buk Gebluk yang usianya sudah lebih 100 tahun,” paparnya.

“Dengan sering diadakannya kegiatan kegiatan seperti ini, lanjut Gus Zainul, masyarakat tambah semangat dalam melestarikan budaya local asli gebluk.

Sebagai ketua Lesbumi, masih kata Gus Zainul, harapan saya mari kita bersama bersinergi dalam melestarikan budaya asli pasuruan ini, terutama peranan pemerintah, entah dari Pemerintahan Desa, Kecamatan maupun Pemerintahan Kabupaten Pasuruan,” ringkasnya.

Berita Terkait

Peringati HUT ke- 53 PDIP Gelar Sarasehan
Tuduhan Tambang Ilegal Desa Linggo, CV Mandira Jayu Sentosa Bantah Tegaskan Miliki Izin SIPB Resmi
Berkedok Papan Nama Berijin, Cv. Mandira Jayu Sentosa Diduga Melakukan Penambangan Ilegal diDesa Linggo Kecamatan Kejayan
Dasbor Manajemen Stunting Cazbox Metranet Dorong Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia
Pererat Silaturahmi,DPC MADAS Pandaan Pasuruan Gelar Ramah Tamah
Demo Iklan Menyesatkan Oleh Aqua, Pemerintah Tidak Hadir
Debit Sumber Mata Air Umbulan Menurun Signifikan, Lakukan Upaya Penegakan Hukum Terhadap Tambang Illegal.
Ayik Suhaya Ketua GM FKPPI Pasuruan Sampaikan Pesan di HUT RI ke-80, Desak Pemerintah Kembalikan Kurikulum P4**
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:40 WIB

Peringati HUT ke- 53 PDIP Gelar Sarasehan

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:12 WIB

Tuduhan Tambang Ilegal Desa Linggo, CV Mandira Jayu Sentosa Bantah Tegaskan Miliki Izin SIPB Resmi

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:07 WIB

Berkedok Papan Nama Berijin, Cv. Mandira Jayu Sentosa Diduga Melakukan Penambangan Ilegal diDesa Linggo Kecamatan Kejayan

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:55 WIB

Dasbor Manajemen Stunting Cazbox Metranet Dorong Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia

Minggu, 2 November 2025 - 23:05 WIB

Pererat Silaturahmi,DPC MADAS Pandaan Pasuruan Gelar Ramah Tamah

Berita Terbaru

Daerah

Peringati HUT ke- 53 PDIP Gelar Sarasehan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 22:40 WIB