PASURUAN | KABARNEWSDAY.COM— Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pasuruan menggelar Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026, Rabu (5/8/2026) di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Perkantoran Bupati Pasuruan.
Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, kegiatan ini mengampanyekan pentingnya keterlibatan aktif sosok ayah dalam pengasuhan anak. Tujuannya demi mencetak Generasi Emas 2045.
Acara diikuti sekitar 200 peserta lintas sektor. Hadir Bupati Pasuruan H. Muhammad Rusdi Sutejo, Kepala Perwakilan Jatim Kemendukbangga Shodiqin, S.H., M.H., Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Ketua TP PKK drg. Meirita Rusdi Sutejo, serta kepala OPD, camat, organisasi profesi, dan penyuluh KB se-Kabupaten Pasuruan.
Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Pasuruan, dr. Arma Roosalina, M.Kes, menegaskan tema tahun ini menyasar peran ayah secara langsung.
“Pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama. Melalui pesan ‘Ayah Wajib Hadir’, kita menegaskan bahwa kehadiran ayah bukan sekadar dalam pemenuhan materi, tetapi kehadiran fisik dan emosional dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Arma.
Rangkaian HARGANAS tidak hanya seremoni. Sepanjang Juli 2026, Dinkes PPKB telah melaksanakan berbagai program:
1. Pelayanan KB Gratis: Baksos MOW 192 akseptor dan MOP 10 akseptor. Dibuka langsung Ketua TP PKK drg. Meirita Rusdi Sutejo
2. Layanan Kesehatan & Gizi: Pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan gizi keluarga untuk pencegahan stunting
3. Kompetisi Edukasi: Lomba Video Edukasi Program Quickwin Kemendukbangga untuk perluasan edukasi ke masyarakat
Di puncak acara, Bupati Pasuruan memberikan arahan strategis sekaligus menyerahkan penghargaan kepada camat berprestasi, pemenang lomba video edukasi, dan mitra kerja yang aktif menyukseskan program Kemendukbangga.
dr. Arma menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, mitra kerja, panitia, dan kader lapangan. Kerja keras bersama ini menjadi kunci sukses program kependudukan dan pembangunan keluarga di Pasuruan,” pungkasnya.










