Cetak Polisi Humanis, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Dibekali Teknik Dalmas

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 12:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO| Kabarnewsday – Suara derap langkah yang serempak memecah keheningan Lapangan Catur Prasetya, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, pada Minggu (7/9/2025).

Sebanyak 247 peserta didik Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 dengan sigap membentuk formasi untuk menerima materi pengenalan latihan pengendalian massa (Dalmas).

Kegiatan ini menjadi bagian krusial dalam kurikulum pendidikan untuk mencetak anggota Polri yang siap menghadapi dinamika massa di lapangan secara profesional dan terukur.

Komandan Batalyon Pengasuh Siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim, AKP M. Sohibul Yakin yang memimpin kegiatan menegaskan bahwa pengenalan Dalmas adalah fondasi utama bagi setiap calon Bintara.

Menurutnya, kemampuan mengendalikan massa bukan sekadar kekuatan fisik, tetapi juga soal mental, strategi, dan pemahaman prosedur yang ketat untuk menghindari tindakan represif.

“Para siswa ini calon tulang punggung Polri di lapangan. Latihan hari ini akan memperkenalkan materi Dalmas lanjut, di mana setiap gerakan memiliki tujuan dan aturan yang jelas,” tegas AKP Sohibul Yakin.

Baca Juga :  Dorong Transparansi dan Pembangunan Desa, Babinsa Bajangan Hadiri Monitoring dan Evaluasi

Ia menekankan Tiga teknik dasar yang menjadi fokus utama, yaitu desak maju, dorong maju, dan sikap berlindung.

Teknik-teknik ini, lanjutnya, dirancang untuk mengurai massa secara persuasif dan terstruktur sebelum situasi mengalami eskalasi yang tidak diinginkan.

Memasuki sesi praktik, para siswa dibimbing oleh instruktur sekaligus pengasuh, Aipda Choirul Huda yang dengan cermat mendemonstrasikan setiap gerakan.

Ia menjelaskan bahwa teknik desak maju digunakan sebagai langkah awal untuk mendorong massa mundur secara perlahan dan teratur, dengan mengandalkan kekompakan barisan dan tameng sebagai satu kesatuan.

“Kunci utama Dalmas adalah satu komando dan keseragaman gerak,” ujarnya.

Saat melakukan dorong maju, kekuatan tidak bertumpu pada individu, melainkan pada dorongan serentak seluruh tim untuk memecah konsentrasi massa yang lebih solid.

Ia juga memeragakan sikap berlindung yang esensial, yakni sebuah formasi defensif untuk melindungi diri dan rekan dari lemparan benda keras, sembari tetap menjaga barikade agar tidak dapat ditembus.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan Imlek, Polres Pasuruan Sterilisasi Tempat Ibadah

Sementara itu Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menyatakan bahwa pelatihan Dalmas sejak dini merupakan wujud komitmen Polri untuk menciptakan aparat yang humanis.

Menurutnya, citra Polri di tengah masyarakat sangat ditentukan oleh bagaimana personelnya bertindak di lapangan, terutama dalam mengendalikan massa unjuk rasa.

“Polisi bukan alat kekuasaan, melainkan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, dalam pengendalian massa wajib menggunakan pendekatan humanis,” ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Ia menambahkan bahwa setiap tindakan, mulai dari dalmas awal hingga dalmas lanjut, harus tetap berada dalam koridor hukum dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Tujuan utama kita bukanlah membubarkan massa dengan kekerasan, melainkan mengelola situasi agar tetap kondusif dan mencegah anarki,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman, Kapolres Pasuruan Kota Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
Wujudkan Green Policing, Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Kurve Bersama Warga Bersihkan Pasar Kebonagung
Green Policing, Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan di Hutan Kota Bangil
Pemuda Asal Lumbang Bawa Sajam Ditangkap Polisi, Pengacara Mustain Bertindak
Polres Pasuruan Bersama Bhayangkari Salurkan Air Bersih dan Bansos untuk Warga Jatiarjo
Polres Pasuruan Ungkap Dugaan Penyelewengan Pertalite, 250 Liter Dijual per Hari
Polres Pasuruan Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi, 377 Tabung dan Satu Truk Disita
Kapolres Pasuruan Pantau Perkembangan Karhutla di Gunung Ringgit dan Arjuno, Pastikan Penanganan Berjalan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Jumat Keliling di Masjid Baiturrahman, Kapolres Pasuruan Kota Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:15 WIB

Wujudkan Green Policing, Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Kurve Bersama Warga Bersihkan Pasar Kebonagung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Green Policing, Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan di Hutan Kota Bangil

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemuda Asal Lumbang Bawa Sajam Ditangkap Polisi, Pengacara Mustain Bertindak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Polres Pasuruan Bersama Bhayangkari Salurkan Air Bersih dan Bansos untuk Warga Jatiarjo

Berita Terbaru

TNI & Polri

Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 03:03 WIB