Hari Sampah Nasional,DLH Kabupaten Pasuruan Ciptakan Gas Mentan

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN | Kabarnewsday – Dinas lingkungan hidup (DLH) kabupaten Pasuruan lakukan penemuan baru yaitu Gas metan merupakan gas pengganti LPG yang dibuat dari memanfaatkan sampah, yang dilaksanakan di TPA Wonokerto kecamatan Sukorejo.

Acara tersebut dihadiri oleh wakil bupati H. Shobi Asrori, kepala DLH Taufikhul Ghoni beserta jajarannya, sekertaris daerah bapak Yudha, perwakilan dari DPRD kab. Pasuruan, bapak. Kecamatan rembang, kecamatan Sukorejo serta kepala desa wonokerto dan masyarakat wonokerto. Rabu (26/02/2025)

Dalam rangka memperingati hari sampah nasional dan penemuan Gas metan dilengkapi dengan santunan anak yatim piatu serta bakti sosial untuk masyarakat wonokerto dan cek kesehatan secara gratis.

Taufikhul Ghoni dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur atas penemuan Gas metan yang memanfaatkan sampah dapat mengurangi pencemaran dilingkungan.

Baca Juga :  Walikota Pasuruan Pimpin Langsung Musrenbang RPJMD 2025 - 2029

Kepala DLH mengucapkan terimakasih kepada Gus Shobih karna TPA Wonokerto ini baru pertama kali dikunjungi oleh penjabat tertinggi yaitu wakil bupati kab. Pasuruan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada H. Shobih selaku wakil bupati pasuruan beliau penjabat tertinggi pertama yang mengunjungi TPA Wonokerto di hari sampah Nasional dengan penemuan Gas metan yang memanfaatkan sampah, ” Tuturnya.

H. Shobi Asrori mengatakan dalam sambutannya bahwasanya sampah merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri dari kehidupan sehari-hari, oleh sebab itu dengan kreatifitas DLH serta masyarakat mampu memanfaatkan sampah untuk hal yang positif dan bermanfaat.

Dalam era modern ini semua bahan baku terbuat dari plastik contohnya saja pempers yang susah untuk di daur ulang tetapi dengan kreativitas DLH dan masyarakat kab. Pasuruan insyaallah bisa mengurangi pencemaran lingkungan.

Baca Juga :  Format Soroti Kinerja BPN Kabupaten Pasuruan Tentang Program PTSL

“Saya pernah diajak mancing oleh teman terus kaki ini menginjak barang licin gelembung saya kira ikan ternyata pempers yang di buang di sungai yang lumayan banyak nah ini membuat pencemaran sungai, semoga saja untuk kedepannya DLH mampu mengelola sampah pempers, ” Ujarnya

Beliau juga salut kepada DLH yang telah menemukan Gas metan yang bahannya memanfaatkan sampah bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan kab. Pasuruan.

H. Shobi dan Taufikhul Ghoni berharap dengan adanya penemuan Gas metan dihari sampah nasional maka akan berkurang pencemaran lingkungan kabupaten Pasuruan serta meningkatkan kreativitas DLH dan masyarakat kab. Pasuruan.

Wakil bupati juga menuturkan hasil telur rebus yang dimasak dengan Gas metan sangat mantap, masalah Gas metan disalurkan dimasyarakat atau tidaknya nanti dibahas ke depannya yang penting sekarang sudah berhasil menciptakan penemuan gas pengganti LPG yang dimanfaatkan Sampah. (Hil)

Penulis : Hilda

Berita Terkait

Antara Persekabpas Dijanjikan Milik Rakyat dan Pasuruan United Milik Swasta
Proyek Fisik Fantastis atau Gaji PPPK: Pemkab Pasuruan Pilih yang Mana?
Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan 55 Persen Anggaran BKPSDM Terserap
Kemendagri Mau Bedah Dulu APBD-nya, Sebelum Percaya Alasan Pemda “Tidak Mampu Bayar Gaji” untuk P3K
Persekabpas Terlalu Bersejarah Untuk Dibiarkan Status  Bayangkan Sebuah Klub
Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan
DKP3 Pasuruan Salurkan Bibit Jagung dan Dampingi Petani di Rembang Bersama Polsek
Percepat Pelayanan Publik,RSUD Bangil Luncurkan Inovasi Brilian Transjimat dan Fast Drug Pos
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:02 WIB

Antara Persekabpas Dijanjikan Milik Rakyat dan Pasuruan United Milik Swasta

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:57 WIB

Proyek Fisik Fantastis atau Gaji PPPK: Pemkab Pasuruan Pilih yang Mana?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:58 WIB

Kemendagri Mau Bedah Dulu APBD-nya, Sebelum Percaya Alasan Pemda “Tidak Mampu Bayar Gaji” untuk P3K

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:47 WIB

Persekabpas Terlalu Bersejarah Untuk Dibiarkan Status  Bayangkan Sebuah Klub

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan

Berita Terbaru

Daerah

49 WARGA DESA JERUK KRATON TERIMA SERTIPIKAT PTSL TAHAP II

Selasa, 21 Jul 2026 - 11:06 WIB