Solid, Polisi dan TNI bersama Warga Pasang Bronjong Cegah Longsor di Bojonegoro

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

BOJONEGORO | Kabarnewsday – Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Sekar di Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur meluap.

Luapan tersebut menggerus tebing sungai dan mengancam akses jalan dan jembatan desa.

Kerusakan paling parah terjadi di bibir sungai yang terletak di Dusun Gayam Desa Miyono Kecamatan Sekar.

Akibat derasnya arus, struktur tanah di tepi sungai terkikis hingga longsor kecil tak dapat dihindari.

Baca Juga :  Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., Pastikan Wisata Aman Selama Long Weekend

Warga yang tinggal di sekitaran sungai pun segera berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan penanganan darurat.

Pada Rabu (14/5/2025), warga bersama anggota Polsek Sekar Polres Bojonegoro Polda Jatim dan personel Pos Ramil Sekar menggelar kerja bakti dengan memasang bronjong di titik rawan longsor.

Bronjong yang terbuat dari kawat dan diisi batu tersebut digunakan untuk menahan gerusan air dan memperkuat tebing sungai serta jembatan agar tidak longsor lebih parah.

Kapolsek Sekar, AKP Bambang Jonet Handoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama sebagai respons cepat terhadap bencana alam yang terjadi.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Pergeseran Tanah di Purwodadi

“Kami berupaya mencegah kerusakan lebih lanjut sekaligus menjaga keselamatan warga di sekitar aliran sungai,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara warga, Polisi dan TNI merupakan bentuk sinergi yang perlu terus diperkuat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat.

“Semangat gotong royong sangat penting, apalagi ketika menghadapi potensi bencana seperti ini,” tambah AKP Bambang.

Sementara itu, pemerintah desa setempat telah melaporkan kondisi tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.

Warga berharap ada tindak lanjut berupa penguatan tanggul permanen dan pemantauan berkala terhadap debit air sungai di musim penghujan. (*)

Berita Terkait

Polisi Dampingi Petani Bantu Distribusi 2,8 Ton Jagung Petani Rebono ke Bulog
Motor Hilang Saat Hendak Shalat Subuh, Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Pasuruan Kota
Bhabinkamtibmas Polsek Pasrepan Ikut Awasi Perkembangan Tanaman Jagung Warga
Bhabinkamtibmas Polsek Tosari Intensif Dampingi Petani Kentang Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polres Pasuruan Jalankan Ketahanan Pangan Tanpa Mengurangi Tugas Penegakan Hukum
Polsek Tosari Dampingi Petani Bawang, Wujudkan Ketahanan Pangan di Lereng Bromo
Nobar Semifinal Piala Dunia Di Mayon Zipur 10 Jadi Wadah Kemanunggalan TNI-RAKYAT
Satresnarkoba Polres Pasuruan Bongkar Peredaran Sabu, Tiga Pengedar Dibekuk dalam Waktu Lima Hari
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:24 WIB

Polisi Dampingi Petani Bantu Distribusi 2,8 Ton Jagung Petani Rebono ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:59 WIB

Motor Hilang Saat Hendak Shalat Subuh, Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Pasuruan Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 09:45 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Pasrepan Ikut Awasi Perkembangan Tanaman Jagung Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tosari Intensif Dampingi Petani Kentang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polres Pasuruan Jalankan Ketahanan Pangan Tanpa Mengurangi Tugas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Daerah

49 WARGA DESA JERUK KRATON TERIMA SERTIPIKAT PTSL TAHAP II

Selasa, 21 Jul 2026 - 11:06 WIB