Satreskrim Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Curanmor Tergolong Residivis

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN KOTA | Kabarnewsday – Jajaran Satuan Reskrim Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap sebuah rangkaian tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang dilakukan oleh sekelompok residivis. Pengungkapan kasus ini berawal dari sejumlah laporan polisi dan pengaduan masyarakat antara akhir Agustus hingga pertengahan Oktober 2025.

Adapun laporan yang diterima yakni LP nomor 97 tanggal 30 September, LP nomor 102 tanggal 7 Oktober, LP nomor 103 tanggal 6 Oktober, LP nomor 104 tanggal 8 Oktober, serta pengaduan masyarakat nomor 329/31 Agustus dan nomor 40/22 September 2025.

Berdasarkan laporan-laporan tersebut, polisi telah mengamankan tiga tersangka. Mereka adalah MS (39), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Grati; MH, warga Desa Madurejo, Kecamatan Wonorejo; dan M (36), warga Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota melalui Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofa menyatakan bahwa dari pengakuan ketiga tersangka, tim penyidik telah mengidentifikasi 9 lokasi kejadian perkara (TKP) pencurian.

“Kesembilan TKP pencurian sepeda motor ini tersebar di beberapa titik di Kota Pasuruan, seperti Terminal Wisata, penginapan di daerah Karang Ketuk dan Jalan Sultan Agung, Terminal Baru, Jalan RW Monginsidi, serta Jalan Sunan Ampel,” jelasnya dalam konferensi pers, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga :  150 Peserta Turun Bersih-bersih Sungai di Kebonwaris, Bukti Sinergi Peduli Lingkungan

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 4 unit sepeda motor hasil curian, pakaian yang digunakan pada saat aksi, serta rekaman CCTV dari 6 dari 9 TKP yang berhasil diidentifikasi.

Pengungkapan kasus ini didukung penuh oleh program 10.000 CCTV yang diinisiasi Kapolres Pasuruan Kota. Rekaman dari 64 CCTV inilah yang menjadi alat analisis utama untuk mengidentifikasi pelaku, termasuk ciri pakaian yang kemudian cocok dengan barang bukti yang disita.

“Analisa kami terbukti. Pelaku identik dengan individu yang terekam CCTV, dan kami melakukan penyitaan berdasarkan analisa itu,” tegasnya.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya mencapai 7 tahun penjara.

Pria yang akrab disapa Coy itu pun mengungkapkan bahwa motif pencurian adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli sabu. Para pelaku yang merupakan residivis ini kembali melakukan aksinya tak lama setelah bebas dari penjara.

MS tercatat pernah menjalani hukuman pada 2017 (10 bulan), 2022 (1 tahun), dan terakhir 2025 (2 tahun) untuk kasus curanmor. MH pernah dihukum 7,5 tahun pada 2023 karena narkoba dan bebas pada Juli 2025. Sementara M adalah mantan napi curanmor 2023 yang bebas Maret 2024.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Tiga Pilar Laksanakan Patroli Gabungan

“Jam operasi mereka antara pukul 01.00 hingga 04.00 dini hari. Sebelum beraksi, mereka mengonsumsi sabu agar tetap ‘kuat’ mencari sasaran, yaitu sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan atau tempat yang mudah dijangkau,” paparnya. Hasil tes urine ketiganya juga dinyatakan positif narkoba.

Selain ketiga tersangka, polisi masih memburu dua orang lainnya yang tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu N (warga Kabupaten Pasuruan) dan H (warga Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan), yang diduga sebagai penerima barang hasil curian.

Kasat menegaskan komitmennya untuk tidak toleran terhadap kejahatan, khususnya curanmor yang meresahkan masyarakat. “Kami akan berikan tindakan tegas dan terukur,” imbuhnya.

Kepada masyarakat, polisi menghimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memarkir kendaraan di tempat yang aman, mengunci kendaraan dengan baik, serta memasang CCTV di area parkir.

“Rekaman CCTV dapat sangat membantu proses penyidikan jika terjadi sesuatu,” tutupnya. (Hil)

Berita Terkait

2 Hari 5 TKP : Polres Pasuruan Bongkar Komplotan Pengeroyokan dan Perampasan Motor
Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Curat dan Penadahan, 3 Tersangka Diamankan
Perkara Laka 2017 Sudah Inkrah, Akademisi: Tak Bisa Diperiksa Kembali
Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo
Berantas Penyakit Masyarakat, Polres Pasuruan Kota Patroli Gabungan di Grati
Tanaman Tomat di Pungging Tumbuh Baik, Bhabinkamtibmas Dukung Suksesnya Ketahanan Pangan Nasional
Polres Pasuruan Beri Klarifikasi Meninggalnya Korban Diduga Tersangka Judol, Komitmen Usut Tuntas dan Transparan
Budidaya Lele Warga Tambakan Berkembang Baik, Bhabinkamtibmas Dukung Program Pekarangan Bergizi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:07 WIB

2 Hari 5 TKP : Polres Pasuruan Bongkar Komplotan Pengeroyokan dan Perampasan Motor

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Curat dan Penadahan, 3 Tersangka Diamankan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Perkara Laka 2017 Sudah Inkrah, Akademisi: Tak Bisa Diperiksa Kembali

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Berantas Penyakit Masyarakat, Polres Pasuruan Kota Patroli Gabungan di Grati

Berita Terbaru

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027 dan Perubahan 2026

Senin, 10 Agu 2026 - 21:11 WIB