Empat Anggota kelompok pemuda di amankan di wilayah Purwosari 

- Jurnalis

Jumat, 6 Desember 2024 - 06:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN | Kabarnewsday – Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengamankan empat pelaku kasus pengeroyokan pada Selasa (3/12/2024) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasus ini melibatkan aksi kekerasan secara bersama-sama yang terjadi di lapangan Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (30/11/2024) malam.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Achmad Doni Meidianto, menjelaskan bahwa keempat tersangka, yakni M.S.A. (18), M.A. (18), A.A.C. (16), dan M.S. (17), telah ditetapkan sebagai tersangka. “Mereka diduga kuat melakukan kekerasan terhadap korban berinisial M.F. (20), yang merupakan anggota kelompok pemuda lain, dengan menggunakan tangan kosong hingga korban mengalami luka di kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar AKP Doni.

Baca Juga :  Pantau Lahan Jagung Petani, Polres Pasuruan Kawal Sukses Swasembada Pangan

Menurut keterangan polisi, pengeroyokan ini melibatkan dua kelompok pemuda yang terhitung masih usia anak anak Insiden terjadi saat kelompok pemuda tersebut bertemu setelah menyaksikan pertunjukan seni Bantengan di lapangan Desa Tejowangi.

“Karena jumlah salah satu kelompok lebih sedikit, mereka melarikan diri, namun korban tertinggal dan menjadi sasaran pengeroyokan,” lanjut AKP Doni.

Dalam pemeriksaan, para tersangka telah mengakui melakukan pengeroyakan terhadap korban.

“Keterangan mereka dikuatkan oleh keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian,” kata AKP Doni.

Baca Juga :  Babinsa Palangsari Dampingi Penyaluran Bantuan Bagi Warga Terdampak Angin Puting Beliung

Polres Pasuruan telah melakukan sejumlah langkah, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, dan pengamanan barang bukti berupa hasil visum korban serta pakaian pelaku.

“Kami telah menggelar perkara dan menetapkan para pelaku sebagai tersangka karena telah terpenuhi minimal dua alat bukti,” tegasnya.

Keempat tersangka kini diamankan di Mapolres Pasuruan untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, dengan pertimbangan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak mengingat dua di antaranya masih di bawah umur.(Hil/hms)

Berita Terkait

Tragedi Sungai Welang Pasuruan, Tiga Anak Tenggelam Saat Berenang, Satu Meninggal
Hampir 10 Tahun Laporan Tak Jelas, Ahli Waris Tanah Kantor Kelurahan Bukir Pertanyakan Dugaan SP3
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Kasat Polair Polres Pasuruan Kota Pimpin Panen Raya di Pekarangan Pangan Lestari (P2L)
Praperadilan Sengketa Tanah Bukir, Ahli Waris Desak Kejelasan SP3 Laporan 10 Tahun
Kapolres Pasuruan Kukuhkan Da’i Kamtibmas hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
Laporan Polisi Mandek 10 Tahun, Ahli Waris H. Munif Gugat Kepastian Hukum Lewat Praperadilan
Polres Pasuruan Hadirkan Layanan SIM di Universitas Yudharta, 50 Pemohon Terlayani
Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kapolres Pasuruan Kota Jalin Sinergi dengan Pengurus FKUB
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:25 WIB

Tragedi Sungai Welang Pasuruan, Tiga Anak Tenggelam Saat Berenang, Satu Meninggal

Kamis, 5 November 2026 - 22:49 WIB

Hampir 10 Tahun Laporan Tak Jelas, Ahli Waris Tanah Kantor Kelurahan Bukir Pertanyakan Dugaan SP3

Rabu, 4 November 2026 - 20:21 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Kasat Polair Polres Pasuruan Kota Pimpin Panen Raya di Pekarangan Pangan Lestari (P2L)

Rabu, 4 November 2026 - 20:11 WIB

Praperadilan Sengketa Tanah Bukir, Ahli Waris Desak Kejelasan SP3 Laporan 10 Tahun

Rabu, 4 November 2026 - 20:02 WIB

Kapolres Pasuruan Kukuhkan Da’i Kamtibmas hingga Tingkat Desa dan Kelurahan

Berita Terbaru