Audensi Format Di RSUD Dr. R. Soedarsono Berakhir Damai

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN |  KABARNEWSDAY– Menindaklanjuti surat audiensi yang diajukan oleh Forum Rembuk Masyarakat (FORMAT) Pasuruan, manajemen RSUD dr. R. Soedarsono menggelar pertemuan audiensi pada Rabu (10/6/2026). Pertemuan ini sengaja menghadirkan langsung pihak keluarga dari pasien yang meninggal dunia guna meluruskan informasi dan mencegah kesalahpahaman yang lebih berlarut-larut.

Jalannya audiensi dipimpin langsung oleh Direktur RSUD dr. R. Soedarsono, dr. Adi Widianto, dengan didampingi jajaran manajemen rumah sakit.

Dalam sesi penyampaian keterangan, Direktur RSUD membeberkan kronologis berdasarkan rekam medis resmi milik pasien. Ia menjelaskan bahwa di dalam catatan medis, sama sekali tidak ditemukan adanya diagnosa penyakit jantung pada pasien yang bersangkutan.

Mendengar penjelasan tersebut, pihak keluarga pasien langsung angkat bicara dan memberikan bantahan. Pihak keluarga menegaskan bahwa informasi mengenai penyakit jantung itu justru keluar dari mulut oknum perawat yang melayani mereka.

“Kalau perawat tidak bilang penyakit jantung, ya mungkin kami tidak akan semarah ini,” ungkap salah satu perwakilan keluarga pasien, meluapkan kekecewaannya.

Baca Juga :  Dengan Ijin Bupati,Akhirnya AJPB Memiliki Kantor Untuk Kegiatan Pers

Merespons dinamika tersebut, dr. Adi Widianto kemudian menjelaskan kronologis pelayanan secara menyeluruh. Di hadapan keluarga dan forum, ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan serta insiden komunikasi yang terjadi.

Meski pihak RSUD telah meminta maaf, Ismail Makky selaku Ketua FORMAT Pasuruan tetap melayangkan kritik tajam. Dengan nada geram, Makky menyayangkan lemahnya sistem pengawasan internal di rumah sakit plat merah tersebut, hingga seorang tenaga kesehatan bisa gegabah memberikan pernyataan medis kepada keluarga pasien.

” Kami tidak mungkin mengganti nyawa hilang tapi Moralitas untuk tenaga medis karena ini penting dalam  penerapan prinsip dan nilai etika yang menjadi landasan bagi tenaga medis dalam mengambil keputusan, melayani pasien, dan menjalankan tanggung jawab profesi. Ini memastikan bahwa setiap tindakan medis berpusat pada kesejahteraan pasien, keadilan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, apalagi layanan tenaga medis kepada pasien dilakukan peserta magang” ujarnya

Baca Juga :  Tidak Puas,? Bisa Gugat Di PTUN Atau Jadi Partai Oposisi Pemerintah Kabupaten Pasuruan

FORMAT menilai manajemen kecolongan dalam mengontrol komunikasi staf ke pasien. Makky juga menyayangkan jika yang melayani pasien di gardu kritis diduga bukan perawat asli yang mengantongi sertifikasi resmi, melainkan mahasiswa magang yang dinilai belum matang secara kompetensi.

Walau sempat diwarnai ketegangan dan kritik terus menerus, audiensi tersebut akhirnya membuahkan titik temu yang menyejukkan,Kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan.

Pihak manajemen RSUD dr. R. Soedarsono pun berjanji akan melakukan evaluasi total dan berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Sebagai penutup dari audiensi tersebut, suasana mencair ketika pihak keluarga pasien yang meninggal dunia melakukan foto bersama dengan Direktur RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan, menandai selesainya kesalahpahaman di antara kedua belah pihak.(Hil)

Berita Terkait

Masa Jabatan Berakhir, Kepengurusan Karang Taruna Kota Pasuruan Belum Terbentuk
Dekat Kawasan Industri PIER, SMKN Rembang Pasuruan Perkuat Kompetensi Lulusan Siap Kerja
Pastikan Alsintan Tepat Guna, DKP3 Kabupaten Pasuruan Monev Combine Harvester di Nguling
Akreditasi RSUD Bangil, Pemkab Pasuruan Dorong Layanan Digital dan Keselamatan Pasien
Keluarga H. Rifai dan Kasan Soleh Berbagi Roti Gratis untuk Jamaah Haul ke-45 KH. Abdul Hamid
Segenap Pimpinan dan Sekretariat DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81
DPRD dan Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027 dan Perubahan 2026
Dinkes Kota Pasuruan Gelar BIAS Agustus & November, Sasar Ribuan Siswa SD
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:30 WIB

Masa Jabatan Berakhir, Kepengurusan Karang Taruna Kota Pasuruan Belum Terbentuk

Rabu, 2 September 2026 - 08:45 WIB

Pastikan Alsintan Tepat Guna, DKP3 Kabupaten Pasuruan Monev Combine Harvester di Nguling

Selasa, 1 September 2026 - 08:37 WIB

Akreditasi RSUD Bangil, Pemkab Pasuruan Dorong Layanan Digital dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Keluarga H. Rifai dan Kasan Soleh Berbagi Roti Gratis untuk Jamaah Haul ke-45 KH. Abdul Hamid

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Segenap Pimpinan dan Sekretariat DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Berita Terbaru