DPRD Kota Pasuruan Soroti Pemberitaan Madinah Van Java II, Minta Tak Dibawa ke Ranah Politik

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 22:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN | Kabarnewsday.com – Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Bahrudien Akbar Wahyudi, SE., MM., menyoroti pemberitaan terkait ketidakhadiran Wali Kota maupun jajaran Pemerintah Kota Pasuruan dalam agenda Madinah Van Java II, khususnya pada acara penutupan dan penyerahan penghargaan Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 18–20 September 2026 di GOR Kota Pasuruan. Bahrudien meminta pemberitaan mengenai kegiatan tersebut disusun berdasarkan fakta dan informasi yang telah dikonfirmasi, agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya kepada awak media SuaraRakyat62, Senin (21/9/2026).

Baca Juga :  Akreditasi RSUD Bangil,Dorong Layanan Digital dan Keselamatan Pasien

“Bijak dalam menulis, khususnya untuk teman-teman jurnalis,” ujar Bahrudien.

Ia juga menilai ketidakhadiran pejabat dalam sebuah kegiatan tidak semestinya langsung dikaitkan dengan persoalan politik tanpa adanya keterangan maupun fakta yang mendukung.

“Kenapa event olahraga disangkutpautkan dengan politik? Ini bukan tempatnya,” tegasnya.

Menurut Bahrudien, Madinah Van Java II, termasuk agenda penutupan dan pemberian penghargaan kepada para atlet pencak silat tingkat Provinsi Jawa Timur, merupakan kegiatan yang berkaitan dengan olahraga dan prestasi.

Karena itu, ia berharap pemberitaan tetap berfokus pada substansi kegiatan. Jika terdapat persoalan terkait ketidakhadiran pejabat, menurutnya, media dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait.

Baca Juga :  Kemendagri Mau Bedah Dulu APBD-nya, Sebelum Percaya Alasan Pemda "Tidak Mampu Bayar Gaji" untuk P3K

“Media mempunyai peran penting memberikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, fakta dan konfirmasi harus menjadi dasar dalam pemberitaan,” katanya.

Bahrudien berharap pemberitaan mengenai berbagai kegiatan di Kota Pasuruan, termasuk agenda olahraga, tetap mengedepankan verifikasi, keberimbangan, dan akurasi.

Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi secara utuh tanpa muncul persepsi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Penulis : Hilda

Berita Terkait

Semarak Hari Jadi ke-1097, Pasuruan Carnival Tampilkan Ragam Budaya 24 Kecamatan
Keluarga Besar DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan,Selamat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097
Data Bansos Dipersoalkan, Warga Kota Pasuruan Desak Pemerintah Cek Langsung Kondisi Warga
Relokasi PKL Buah Pasar Besar Dipertanyakan, Pedagang Keluhkan Lapak Kumuh dan Omzet Anjlok
Wartawan Merasa Dilecehkan, Humas RSUD Grati Disebut Lontarkan Ucapan Kontroversial
RSUD Grati Perkuat Deteksi Dini Kanker Payudara, 75 Perempuan Ikuti Skrining Gratis dengan Teknologi ABUS
Masa Jabatan Berakhir, Kepengurusan Karang Taruna Kota Pasuruan Belum Terbentuk
Dekat Kawasan Industri PIER, SMKN Rembang Pasuruan Perkuat Kompetensi Lulusan Siap Kerja
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:57 WIB

DPRD Kota Pasuruan Soroti Pemberitaan Madinah Van Java II, Minta Tak Dibawa ke Ranah Politik

Minggu, 20 September 2026 - 23:29 WIB

Semarak Hari Jadi ke-1097, Pasuruan Carnival Tampilkan Ragam Budaya 24 Kecamatan

Kamis, 17 September 2026 - 11:56 WIB

Keluarga Besar DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan,Selamat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097

Selasa, 15 September 2026 - 06:55 WIB

Data Bansos Dipersoalkan, Warga Kota Pasuruan Desak Pemerintah Cek Langsung Kondisi Warga

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

Relokasi PKL Buah Pasar Besar Dipertanyakan, Pedagang Keluhkan Lapak Kumuh dan Omzet Anjlok

Berita Terbaru