RSUD Soedarsono Diduga Tipu Ratusan Orang Dengan Aksi Rekrut Tenaga Kerja 

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

KOTA PASURUAN | KABARNEWSDAY- Marak Aksi penipuan dimana mana kini perihal dugaan penipuan rekrutmen tenaga kerja di RSUD soedarsono, Kota Pasuruan memakan korban diperkirakan ratusan orang.

Jumat, 8-5-2026 penelusuran Awak Media melalui nara sumber yang minta identitasnya disembuntikan memberi beberapa data korban yang ditarik biaya kisaran 900.000 ketas dan variatif angkanya.

Menurut nara sumber mengatakan bahwa

“Penjaringan itu melalui sebuat PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa yang sekarang dalam posisi diduga kabur direkturnya, bekerja sama diduga main dengan orang dalam.” Info Narsum

Baca Juga :  Bupati Pasuruan Instruksikan Penanganan DBD Harus Cepat Dan Sesuai SOP

Dikonfirmasi Direktur C inisial DD melalui telp WhatsApp kedua nomor nya tidak respon.

Dikonfirmasi Direktur RSUD Soedarsono, mengatakan,

“Rekrutmen tenaga kerja tersebut bukan ranah kami, dan itu ranah perusahaan outsorching” Ujar Direktur Adi.

” Dan bila ada dugaan orang dalam silahkan di konfirmasi lebih lanjut, serta kalau bisa konfirmasi ketemu aja langsung, karena etika” serasa kurang nyaman di konfirmasi lewat telp atau pesan singkat

Kepedulian tersebut mematik kegeraman NGO, yang biasa vokal dalam pemberantasan Korupsi, H. Sugeng Samiadji, Ketua LSM Jawapes DPD Jatim mengatakan.

” Dugaan Praktik praktik suap dalam masuknya tenaga Kerja di pemerintahan, BUMN, ataupun BUMD merupakan tindakan biadap”, geram Cak Kaji.

Baca Juga :  Hari Sampah Nasional,DLH Kabupaten Pasuruan Ciptakan Gas Mentan

” Dampak dugaan korupsi bila betul terjadi adalah sangat merusak dan meluas, tidak hanya membebani keuangan negara tetapi juga merusak tatanan sosial dan profesionalisme, diantaranya

– Menurunkan Kualitas dan Produktivitas Kerja

– Kerugian Keuangan Negara

– Merosotnya Kepercayaan Publik (Demoralisasi)

– Menciptakan Ketidakadilan Sosial.

– Melemahkan Tata Kelola (Good Corporate Governance),” tambah Ketua LSM Jawapes Jatim itu. Dan akan melaksanakan aksi audensi, senin, 11-5-2026 di RSUD Soedarsono, yang dirasa banyak kejanggalan mulai yang perlu di awasi mulai lelang proyek, Mini Kompetisi, dan adanya informasi menurunya pendapatan di RSUD serta beberapa dikurangi nya tenaga kerja. (Tim).

Berita Terkait

Kadis Dispendik Tanggapi Serius Dugaan Dua Oknum ASN Mesum Diarea Perkantoran Raci
Tingkatkan Kompetensi RSUD Grati Kolaborasi Dengan UNAIR Di Bidang Pendidikan 
Pemkab Pasuruan Dukung Bea Cukai Amankan Barang Senilai Rp6,39 Miliar
Saat Semua Berhemat, Mengapa Pasuruan Justru Membangun Stadion Rp 25 Miliar?
Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan Hentikan Total Proyek Alih Fungsi Hutan Tretes Untuk Real Estate
DRPD Kabupaten Pasuruan Resmi Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir Dan Batin
Dalam Rapat Sidang Paripurna,Ketua Dewan Kabupaten Pasuruan Sampaikan LKPJ Tahun 2025
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:14 WIB

RSUD Soedarsono Diduga Tipu Ratusan Orang Dengan Aksi Rekrut Tenaga Kerja 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kadis Dispendik Tanggapi Serius Dugaan Dua Oknum ASN Mesum Diarea Perkantoran Raci

Senin, 27 April 2026 - 22:09 WIB

Pemkab Pasuruan Dukung Bea Cukai Amankan Barang Senilai Rp6,39 Miliar

Minggu, 26 April 2026 - 22:57 WIB

Saat Semua Berhemat, Mengapa Pasuruan Justru Membangun Stadion Rp 25 Miliar?

Selasa, 21 April 2026 - 20:27 WIB

Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan Hentikan Total Proyek Alih Fungsi Hutan Tretes Untuk Real Estate

Berita Terbaru