Pasutri Asal Krapyakrejo Tewas Terlindas Dumtruk di Jalur Kebonagung -Kraton

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN| KABARNEWSDAY – Jalur Kebonagung-Kraton kembali memakan korban jiwa. Sepasang suami istri (pasutri) asal Krapyakrejo, Kota Pasuruan, tewas mengenaskan usai motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan dump truk di Jalan Urip Sumoharjo, Kebonagung, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kecelakaan maut yang terjadi saat suasana pagi masih lengang itu sontak membuat warga geger.

Dentuman keras di lokasi kejadian membuat sejumlah warga berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan informasi awal, korban melaju dari arah timur ke barat.

Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya di area tikungan, dari arah berlawanan melaju dump truk hingga tabrakan maut tak bisa dihindarkan.

Benturan keras membuat kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut.

Baca Juga :  49 WARGA DESA JERUK KRATON TERIMA SERTIPIKAT PTSL TAHAP II

“Sebelumnya kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi antara sepeda motor dan dump truk di Jalan Urip Sumoharjo, Kebonagung, Kota Pasuruan.

“Kronologi awal, kendaraan sepeda motor yang berjalan dari arah timur ke barat sesampainya di TKP diduga mendahului kendaraan mobil di depannya. Saat berada di tikungan, sepeda motor tertabrak kendaraan truk dump yang berjalan dari arah barat ke timur,” jelasnya.

Tragedi ini kembali memunculkan keresahan warga terhadap padatnya kendaraan berat yang melintas di jalur Kebonagung-Kraton. Warga menilai jalur tersebut sudah terlalu berbahaya karena dipadati dump truk bertonase besar dari dua arah.

“Saya sekarang sangat takut sekali karena sekarang di jalur Kebonagung-Kraton dibuat dua jalur truk besar-besar. Harapan saya agar sepanjang jalan Kebonagung-Kraton tidak dibuat dua jalur biar tidak memakan korban jiwa lagi. Ini sudah kesekian kalinya,” ungkap salah satu warga yg enggan disebutkan dengan nada penuh kekhawatiran.

Baca Juga :  Kemeriahan Karnaval Desa Pandean Kabupaten Pasuruan Memperingati HUT RI ke-79

Warga juga meminta pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan sebelum kembali muncul korban berikutnya.

“Kami minta pengalihan jalur truk-truk besar ke jalan utama yang lebih besar seperti di Jalan Hasanudin dan Jalan Balai Kota Kandangsapi. Semoga pemerintah dan pihak terkait segera bertindak dan memberikan solusi terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Satlantas Polres Pasuruan Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta olah TKP di lokasi kejadian.

Polisi juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan manuver berbahaya, terutama saat melintas di jalur rawan dan area tikungan.

Jalur Kebonagung-Kraton sendiri selama ini kerap dikeluhkan warga karena tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Warga berharap tragedi kali ini menjadi alarm serius bagi pemerintah sebelum korban jiwa terus berjatuhan.(*)

Berita Terkait

Jejak Perjuangan Pak Sakera Kembali diKenang, Seniman Jatim Ziarah diBangil
12 Sound Horeg Mengguncang! Karnaval “Legenda Nusantara” Hidupkan Budaya di Bayeman
Kompak! Warga Lapangan Karang Ketug Gadingrejo Gelar Tasyakuran Meriah HUT RI ke-81
RT 05 RW 01 Karang Ketug Kompak, Gelar Lomba HUT RI ke-81 Untuk Semua Usia
Putusan Hak Asuh Anak Digugat, LPA & GM FKPPI Pasuruan Kirim Saran ke MA
Getarkan Wonorejo! 12 Sound System Meriahkan Sambisirah Carnival HUT RI ke -81
Reses Eddy Paripurna di Pasuruan: Serap Aspirasi Warga, PDIP Bidik Minimal Dua Kursi Tiap Dapil pada 2029
Alianansi Porte Gelar “Uri-uri Budayo” Lestarikan Kesenian Lokal & Ajak Warga Hidup Tanpa Narkoba
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Jejak Perjuangan Pak Sakera Kembali diKenang, Seniman Jatim Ziarah diBangil

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:20 WIB

12 Sound Horeg Mengguncang! Karnaval “Legenda Nusantara” Hidupkan Budaya di Bayeman

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Kompak! Warga Lapangan Karang Ketug Gadingrejo Gelar Tasyakuran Meriah HUT RI ke-81

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:10 WIB

RT 05 RW 01 Karang Ketug Kompak, Gelar Lomba HUT RI ke-81 Untuk Semua Usia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Putusan Hak Asuh Anak Digugat, LPA & GM FKPPI Pasuruan Kirim Saran ke MA

Berita Terbaru