Tingkatkan Kompetensi RSUD Grati Kolaborasi Dengan UNAIR Di Bidang Pendidikan 

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN| KABARNEWSDAY – RSUD Grati terus meningkatkan mutu layanan kesehatan. Terbaru, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Airlangga untuk kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan antara Rektor Unair, Muhammad Madyan, dan Direktur RSUD Grati, Dyah Retno Lestari. Kerja sama ini juga diperluas melalui kesepakatan lanjutan bersama Fakultas Kedokteran Unair dan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

Baca Juga :  Anna Reynhard Silitonga Berikan Apresiasi Kepada Ibu PIPAS Cabang Lapas Pasuruan

Direktur RSUD Grati Dyah Retno Lestari menyebut kerja sama ini sebagai momentum penting. Ia mengaku sempat terkejut saat dihubungi pihak Fakultas Kedokteran Unair karena RSUD Grati dipercaya menjadi mitra wahana pendidikan.

“Ini kepercayaan besar bagi kami,” ujar Retno, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, kolaborasi ini membuka peluang transformasi RSUD Grati, dari sekadar rumah sakit layanan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan kedokteran. Ke depan, RSUD Grati berpotensi menjadi tempat praktik dokter muda (koas) hingga peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Selain itu, tenaga medis di RSUD Grati juga akan mendapat akses lebih luas untuk meningkatkan kompetensi, termasuk pengembangan keahlian spesialis dan subspesialis.

Baca Juga :  PemKab Pasuruan Melalui Disperindag Gelar Pasar Murah Di Kecamatan Gempol 

“Dokter kami akan lebih mudah mengembangkan keahlian. Ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Kerja sama ini juga diharapkan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya rumah sakit, baik tenaga medis maupun sarana prasarana. Saat ini, RSUD Grati telah memiliki belasan layanan spesialistik sebagai modal pengembangan.

Tak hanya berdampak pada peningkatan layanan, kerja sama ini juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dampaknya tidak hanya pada layanan, tetapi juga pengembangan SDM dan potensi pendapatan daerah,” pungkasnya.(Hil)

Berita Terkait

Antara Persekabpas Dijanjikan Milik Rakyat dan Pasuruan United Milik Swasta
Proyek Fisik Fantastis atau Gaji PPPK: Pemkab Pasuruan Pilih yang Mana?
Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan 55 Persen Anggaran BKPSDM Terserap
Kemendagri Mau Bedah Dulu APBD-nya, Sebelum Percaya Alasan Pemda “Tidak Mampu Bayar Gaji” untuk P3K
Persekabpas Terlalu Bersejarah Untuk Dibiarkan Status  Bayangkan Sebuah Klub
Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan
DKP3 Pasuruan Salurkan Bibit Jagung dan Dampingi Petani di Rembang Bersama Polsek
Percepat Pelayanan Publik,RSUD Bangil Luncurkan Inovasi Brilian Transjimat dan Fast Drug Pos
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:02 WIB

Antara Persekabpas Dijanjikan Milik Rakyat dan Pasuruan United Milik Swasta

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:57 WIB

Proyek Fisik Fantastis atau Gaji PPPK: Pemkab Pasuruan Pilih yang Mana?

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:54 WIB

Transparansi dan Akuntabilitas ASN di Kabupaten Pasuruan 55 Persen Anggaran BKPSDM Terserap

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:58 WIB

Kemendagri Mau Bedah Dulu APBD-nya, Sebelum Percaya Alasan Pemda “Tidak Mampu Bayar Gaji” untuk P3K

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:47 WIB

Persekabpas Terlalu Bersejarah Untuk Dibiarkan Status  Bayangkan Sebuah Klub

Berita Terbaru