Polisi Edukasi 567 Santriwati Pondok Pesantren Wachid Hasyim soal AI, Narkoba dan Medsos

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN |KABARNEWSDAY— Satuan Binmas Polres Pasuruan menggelar Safari Ramadan dan penyuluhan kamtibmas kepada 567 santriwati dari jenjang MTs dan MA di Pondok Pesantren Wachid Hasyim, Bangil, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula pondok tersebut dipimpin KBO Binmas Polres Pasuruan Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos, didampingi Pengatur Tingkat I Teguh Warsito. Hadir pula jajaran pengurus pondok, di antaranya Gus Wildan, Ustadz Ahmad Mustofa, Ustadzah Naili, Kepala MTs M. Khoiron, S.Pd, dan Kepala MA Zahro, S.Pd.

Baca Juga :  Polresta Malang Kota Berhasil Amankan Begal Driver Ojol Buron Tiga Bulan

Dalam penyuluhan itu, polisi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta mengingatkan santriwati agar bijak memanfaatkan teknologi. Penggunaan Artificial Intelligence (AI) didorong sebagai sarana belajar dan menambah wawasan, bukan untuk hal negatif.

Selain itu, materi yang disampaikan meliputi bahaya narkoba dan psikotropika, pencegahan bullying, hingga ancaman judi online dan pinjaman online ilegal yang marak menyasar pelajar.

“Kami ingin para santri fokus belajar, menjauhi narkoba, judi online, maupun pergaulan yang bisa merusak masa depan,” ujar Iptu Bambang di hadapan peserta.

Baca Juga :  Amankan Mudik 2026, Polres Pasuruan Kerahkan Personel Gabungan dalam Ops Ketupat Semeru

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan.

“Pembinaan sejak dini sangat penting. Kami ingin generasi muda Pasuruan cerdas, berakhlak, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif di dunia digital,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pelajar.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan berakhir dalam keadaan aman serta tertib. Pihak pondok pesantren mengapresiasi pembinaan tersebut dan berharap kerja sama serupa terus berlanjut.(Hil/hms)

Berita Terkait

Polisi Dampingi Petani Bantu Distribusi 2,8 Ton Jagung Petani Rebono ke Bulog
Motor Hilang Saat Hendak Shalat Subuh, Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Pasuruan Kota
Bhabinkamtibmas Polsek Pasrepan Ikut Awasi Perkembangan Tanaman Jagung Warga
Bhabinkamtibmas Polsek Tosari Intensif Dampingi Petani Kentang Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polres Pasuruan Jalankan Ketahanan Pangan Tanpa Mengurangi Tugas Penegakan Hukum
Polsek Tosari Dampingi Petani Bawang, Wujudkan Ketahanan Pangan di Lereng Bromo
Nobar Semifinal Piala Dunia Di Mayon Zipur 10 Jadi Wadah Kemanunggalan TNI-RAKYAT
Satresnarkoba Polres Pasuruan Bongkar Peredaran Sabu, Tiga Pengedar Dibekuk dalam Waktu Lima Hari
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:24 WIB

Polisi Dampingi Petani Bantu Distribusi 2,8 Ton Jagung Petani Rebono ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:59 WIB

Motor Hilang Saat Hendak Shalat Subuh, Pelaku Diciduk Satreskrim Polres Pasuruan Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 09:45 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Pasrepan Ikut Awasi Perkembangan Tanaman Jagung Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Tosari Intensif Dampingi Petani Kentang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polres Pasuruan Jalankan Ketahanan Pangan Tanpa Mengurangi Tugas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Daerah

49 WARGA DESA JERUK KRATON TERIMA SERTIPIKAT PTSL TAHAP II

Selasa, 21 Jul 2026 - 11:06 WIB