Dispendikbud Kota Pasuruan Gelar Wayang Kulit Dan Ruwatan Masal

- Jurnalis

Jumat, 6 Desember 2024 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advertisements

PASURUAN | Kabarnewsday – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Pasuruan menggelar pagelaran seni hiburan rakyat dan budaya wayang kulit serta ruwatan massal di gedung kesenian Darmo Yudho, pada Kamis (05/11/24).

Acara tersebut bertemakan lakon Murwokolo atau Kalatundung yang mengartikan membersihkan diri dari dosa dan kotoran yang melekat pada manusia serta mengusir balak yang kemudian di laksanakan ruwatan masal rutinan setiap akhir tahun.

Baca Juga :  Sertijab Kapolres Pasuruan Berlangsung Khidmat, AKBP Harto Agung Resmi Pimpin Polres Pasuruan

Kegiatan rutin tahunan yang di hadiri Walikota pasuruan terpilih Adi Wibowo M.S.T M.SI. serta Asisten 1 kota pasuruan bersama seluruh Kepala OPD juga Camat serta seluruh Lurah se-Kota Pasuruan beserta kepala sekolah SD, SMP se-Kota Pasuruan.

Dalam sambutanya Plt Walikota Adi Wibowo M.S.T M.SI. mengatakan bahwa pagelaran seni budaya wayang kulit harus tetap dilestarikan, karena merupakan kisah peninggalan budaya jaman dulu yang banyak di minati warga Kota Pasuruan.

“Jadi adanya pagelaran seni budaya wayang kulit ini agar masyarakat ikut melestarikan, bukan hanya jadi tontonan namun menjadikan sebagai tuntunan dalam menjalan kan kehidupan sehari – hari,” ucap Adi Wibowo.

Baca Juga :  Pameran Bonsai Turut Meriahkan HUT ke-80 RI Kota Pasuruan

Dalam kesempatan itu juga berharap kepada masyarakat Kota Pasuruan agar selalu ikut melestarikan dan menjaga agar kesenian wayang kulit dan budaya ruwatan masal yang sudah menjadi tradisi warga Kota Pasuruan tetap ada dan tidak terkikis jaman menjadi keberkahan warga Kota Pasuruan.

“Kami berharap semoga acara ini menjadi keberkahan dan di kabulkan hajat kita, di lancarkan semua kegiatan yang sudah menjadi seni dan budaya juga tradisi yang masih terjaga dengan baik,” tutupnya. (Hil)

Berita Terkait

Polisi Bangil Aktif Bersama Kelompok Tani Gempeng Monitoring Lahan Jagung
Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus Menonjol, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun Berhasil Ditangkap
Press Release Ungkap Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor, Kapolres Pasuruan Langsung Kembalikan Motor Kepada Korban
Pantau Lahan Jagung Petani, Polres Pasuruan Kawal Sukses Swasembada Pangan
Polisi Turun ke Kebun Bawang Prei, Dorong Warga Aktif Bertanam untuk Ketahanan Pangan
Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden, Polres Pasuruan Bersama SMKN 1 Purwosari Kembangkan Budidaya Ubi Ungu
Gerak Cepat,Polres Pasuruan Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak dan Gagalkan Pencurian Hewan Ternak
Polisi Turun ke Sawah, Pantau Tanaman Hortikultura demi Ketahanan Pangan Nasional
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:25 WIB

Polisi Bangil Aktif Bersama Kelompok Tani Gempeng Monitoring Lahan Jagung

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:03 WIB

Polres Pasuruan Ungkap Tiga Kasus Menonjol, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun Berhasil Ditangkap

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:40 WIB

Press Release Ungkap Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor, Kapolres Pasuruan Langsung Kembalikan Motor Kepada Korban

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:52 WIB

Pantau Lahan Jagung Petani, Polres Pasuruan Kawal Sukses Swasembada Pangan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:45 WIB

Polisi Turun ke Kebun Bawang Prei, Dorong Warga Aktif Bertanam untuk Ketahanan Pangan

Berita Terbaru